Socio-literature Analysis
Name :Arwanda
NIM :18010100011
Socio-literature
Analysis
A Novel Approach :
The Sociology of Literature,Children’s Books and Social Inequality
By : Amy E.Singer, Ph. D
Abstrack
|
Artikel ini berisi tentang analisis sastra dan penggunaan fiksi sebagai
sumber data sosiologis.Mengggunakan sampel acak dari novel anak-anak yang
diterbitkan antara tahun 1930 dan 1980,menjelaskan pendekatan metodologis
untuk analisis buku anak-anak.
|
Introduction
|
Pengamat budaya kesulitan menjawab pertanyaan buku apa yang seharusnya
dibaca oleh anak-anak,dan apa yang harus dicapai buku-buku itu.Dalam sebuah
artikel “Online,RU Really Reading?”(Rich,2008)orang tua dan pakar keaksaraan
mesdiskusikan apakah masuk akal bagi anak muda saat ini untuk membaca situs
web.Orang dewasa saat ini ingin mengajak anak-anak dan remaja terbiasa membaca
fiksi,dan orang dewasa khawatir kepada anak-anak dan remaja yang lebih suka
membaca di internet daripada membaca buku di perpustakaan.
|
Body:Matrial and methods
|
Menurut Griswold sosiologi sastra sebagai “amuba” ia tidak memiliki
struktur yang kuat,tetapi mengalir dengan pasti dengan arah yang
teratur.Sekitar tahun 2000 Griswold menggunakan novel untuk mengeksplorasi
dampak sistem produksi pada isi karya sastra.Penelitiannya menunjukkan bahwa
penerbit inggris lebih mungkin untuk menerbitkan novel-novel Nigeria dengan
tema desa tradisional.
|
Conclusions
|
Alison Lurie berpendapat bahwa buku anak-anak terkadang berisi sebuah
subversif.Yang berarti ada beberapa buku anak yang berisi pemberontakan dalam
merobohkan kekuasaan di suatu negara.
|
Komentar
Posting Komentar